• Home
  • Motivasi
  • Kisah Inspiratif
  • Tips Wirausaha
  • Peluang Usaha
  • Belanja Online
  • Sitemap
  • Kontak
Contoh Emotional Selling Dalam Penjualan
Penerapan Law of Averages Dalam Pemasaran
Menemukan Tujuan Hidup Dengan Filosofi Ikigai
Ternyata Ini Manfaat Interaksi dan Berkomentar Di Instagram
Kisi-kisi SKB CPNS Dan Panduan Wajib CAT CPNS 2024-2025
Bagaimana Ciri Copywriting Yang Ampuh untuk Promosi
Mengapa Copywriting Penting Untuk Promosi Bisnis Anda
Tips Mengikuti Program Afliasi Yang Sukses Super Cuan
Gak Cuma Dijual, Inilah 5 Ide Bisnis Tanaman Hias Yang Bikin Kamu Super Cuan
Apa Penyebab Tupperware Mengalami Kebangkrutan?
Viral Di Tiktok Jualan Mochi Pinggir Jalan Raih Omzet Ratusan Juta
Dari Bisnis Bumbu Rempah Sasetan Annisa Kantongi Omzet 500 juta per bulan
10 Rekomendasi Ide Jualan Online Yang Paling Laku
Bangkit Dari Keterpurukan PHK Malah Sukses Jadi Pengusaha Pempek
Terinspirasi dari Hobi Dede Sukses Berbisnis Produk Perawatan Kendaraan

Kisah Gitar Bandung Yang Sukses Menembus Pasar Mancanegara

By : admin
2 Komentar
      
Tag Kisah Inspiratif, Muhammad Satrianugraha

muhammad satrianugrahaBerikut ini adalah satu lagi bukti kalau hobi memang benar-benar layak dijadikan sebagai tumpuan atau tangga untuk menempuh perjalanan menuju keberhasilan dan meraih kesuksesan dalam bidang bisnis. Salah satu dari sekian banyak wirausahawan sukses yang telah membuktikannya adalah Muhammad Satrianugraha atau lebih akrab disapa dengan panggilan Hanung. Hanung adalah seorang wirausahawan asal kota kembang Bandung yang telah sukses mengembangkan hobi menjadi sebuah usaha yang sangat sukses, tidak hanya didalam negeri saja, bahkan hasil kreasinya diakui hingga ke mancanegara. Hasil kreasinya adalah produk gitar yang telah mendunia dengan label “Stranough Guitar Technology”. Stranough Guitar Technology merupakan Kisah Gitar Bandung Yang Sukses Menembus Pasar Mancanegara.

Kisah Hanung menjadi seorang wirausahawan sukses bermula saat ia remaja, seperti kebanyakan remaja pria yang doyan musik, Hanung pun punya cita-cita menjadi pemain gitar profesional. Untuk mewujudkan cita-citanya tersebut ia lalu minta uang kepada orang tuanya untuk membeli gitar. Tapi apa daya, orang tuanya hanya memberi uang Rp. 2 juta, sedangkan gitar yang ia inginkan harganya 19 juta rupiah. Melihat harga gitar yang begitu mahal tak membuat Hanung menyerah, justru hal tersebut malah membuatnya penasaran, mengapa gitar yang ia inginkan dihargai dengan sangat mahal. Berbekal rasa penasaran itu ia kemudian berniat membuat gitar sendiri dengan modal 2 juta dari pemberian orang tuanya tersebut. Ia melihat ada peluang usaha disana, kemudian  mulai mencari informasi dan artikel lewat internet tentang cara pembuatan gitar yang spefisikasinya seperti yang ia inginkan. Dari hasil mengumpulkan data itu ia akhirnya tahu banyak tentang gitar, tak hanya spesifikasi, tetapi juga sampai ke pemilihan bahan kayu, proses produksi, dan perakitan gitarnya. Namun untuk merealisasikan proses tersebut ke tahap pengerjaan, ia masih menghadapi masalah karena tak punya informasi tentang tempat atau bengkel pembuatan gitar.

Momen bisnis Muhammad Satrianugraha bermula saat ia mengunjungi rumah almarhum Harry Roesli, secara tak sengaja ia mendengar pembicaraan tentang seseorang yang bisa membuat dan memodifikasi gitar. Singkat cerita, akhirnya Hanung berhasil menghubungi pembuat gitar tersebut sekaligus menjalin kerjasama untuk memproduksi dan menjual gitar buatan sendiri. Pada bulan Mei 2004 usaha pembuatan gitarnya resmi berdiri. Untuk menunjang promosi dan penjualan, tak lupa Hanung pun membuat website dan memasarkan produknya secara online.

Berbekal situs website tersebutlah kerja keras dan usahanya mulai mendapatkan banyak pesanan, tak terkecuali pesanan yang datangnya dari mancanegara.

“Saya posting, kemudian ada yang pesan langsung dari Belanda. Mereka bilang, bisa nggak dibuatkan gitar khusus. Saya bilang bisa. Lalu saya buat gitar pesanan mereka. Bentuknya kecil dan aneh. Itulah gitar travel pertama yang saya buat,” tuturnya.

“Setelah selesai bikin, mereka minta dikirim contohnya itu. Saya kirimlah itu gitar pesanan tadi, kemudian 40 hari kemudian mereka telepon lagi bisa nggak dibuatkan 250 unit lagi. Dari situ produksi saya di pakai di Belanda sampai sekarang,” katanya.

stranough guitar technologyKini produk Stranough Guitar Technology telah merambah ke kota-kota berbagai negara di dunia, antara lain ke Singapura, Tokyo, Hong Kong, Sydney, Turki, Frankfurt, New York. Juga ke Belanda dan beberapa negara lain. Sebuah produk mampu menembus hingga pasar internasional bukan perkara mudah, kunci kesuksesan produk gitar buatan Hanung terletak pada desain inovatif dan unik sehingga membuat gitar produksi lokal ini bisa diterima masyarakat internasional. Misalnya saja produk inovatif kebanggaan rumah produksi ini adalah The Tripper, sebuah gitar listrik yang bisa dimainkan di mana saja.

“Ini konsepnya gitar travel. The Tripper ini sudah kami patenkan. Di Indonesia bahkan di luar negeri juga nggak ada lagi yang bikin gitar travel seperti punya kami,” tutur Hanung bangga.
Selain itu, yang membedakan gitar travel miliknya dengan gitar travel serupa produksi luar negeri adalah pada teknologinya. “Cuma kita yang bikin gitar kepala buntung yang senarnya langsung menyambung ke body gitar. Tuning-nya di body,” tuturnya.

Dalam proses pembuatan gitar pesanan, Hanung juga memiliki trik sendiri agar pelayanannya memuaskan, misalnya proses pembuatan gitar yang biasanya butuh waktu 30 hari, agar konsumen tidak merasa menunggu terlalu lama, Hanung selalu menginformasikan proses pembuatan dan mengirim foto kepada pelanggannya seminggu sekali. Mulai dari kayu yang masih balok, kemudian terpotong menjadi bentuk gitar, dirapikan, hingga perakitan. Dengan demikian, konsumen merasa ikut serta dalam proses pengerjaan itu.

Tak hanya sisi bisnis yang menjadi pusat perhatian Hanung, ia juga membagi pengetahuan dan pengalamannya di dunia bisnis di berbagai seminar atau pelatihan wirausaha. Setelah kursus bermain gitar ia dirikan, kini ia juga merintis sekolah pembuatan gitar. Hanung juga telah mewujudkan mimpi berbagi melalui program yang dia beri nama stairway to heaven. Sebuah program sosial yang mewadahi sumbangan dari dermawan, terutama Stranough Brotherhood, dan sebagian keuntungan usaha Stranough disalurkan kepada orang-orang kecil yang terimpit ekonomi. Ini salah satu wujud dari prinsip yang dipegang teguh Stranough, yakni berbisnis dengan melibatkan Tuhan dan hidup untuk berbagi.

Kisah perjalanan usaha, koleksi gitar, training, konsultasi masalah gitar dan semua yang berkaitan dengan gitar bisa anda dapatkan dengan mengakses website resmi Stranough Guitar Technology disini!

The following two tabs change content below.
  • Bio
  • Latest Posts
My Google+ profile

admin

Contributor at wartawirausaha.com
Follow us: Facebook page: wartawirausaha Email:info[at]wartawirausaha.com
My Google+ profile

Latest posts by admin (see all)

  • 3 Jenis Orang Yang Harus Dimiliki Dalam Bisnis - Monday, 24 August 2015
  • Menikmati Wisata Kuliner di d’Sambal, Raja Sambal dari Bali - Friday, 29 May 2015
  • Kisah Sukses Bukalapak Menggaet Investor Kelas Dunia - Thursday, 28 May 2015
Daftarkan email anda Disini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
  • Click to share on Twitter (Opens in new window)
  • Click to share on Facebook (Opens in new window)
  • Click to share on Pinterest (Opens in new window)
  • Click to share on LinkedIn (Opens in new window)
  • Click to share on WhatsApp (Opens in new window)
  • Click to share on Telegram (Opens in new window)
1

Contoh Kampanye Pemasaran Paling Brilian di Media Sosial

Posted On 30 Sep 2020
, By wartawira
1

Kisah Tukang Rental Video Yang Jadi Orang Nomor Satu BCA

Posted On 21 Sep 2018
, By wartawira
0

Wirausaha Wanita Indonesia yang Mendunia

Posted On 02 Dec 2015
, By Danoe Santoso
0

Wirausaha Muda Agrobisnis Indonesia

Posted On 01 Dec 2015
, By Danoe Santoso

Komentar 2

  1. deni oktaviano Wednesday, 11 July 2018 at 14:33 Reply

    makash admin artikelnya sangat membantu

  2. Cari uang Monday, 1 December 2014 at 14:42 Reply

    Wow, hebat….untuk kayu dan bahan baku lain nya, di datangkan dari mana?

Leave a Reply Cancel reply

*
*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

RECENT

POPULAR

COMMENTS

Contoh Emotional Selling Dalam Penjualan

Posted On 16 Mar 2025
Penerapan Law of Averages dalam pemasaran

Penerapan Law of Averages Dalam Pemasaran

Posted On 21 Jan 2025
Ikigai bahasa indonesia

Menemukan Tujuan Hidup Dengan Filosofi Ikigai

Posted On 21 Jan 2025
Manfaat Interaksi dan Berkomentar Di Instagram

Ternyata Ini Manfaat Interaksi dan Berkomentar Di Instagram

Posted On 21 Jan 2025
Kisi-kisi SKB CPNS 2024

Kisi-kisi SKB CPNS Dan Panduan Wajib CAT CPNS 2024-2025

Posted On 05 Nov 2024

Prospek Cerah Budidaya Cacing Lumbricus Rubellus

Posted On 23 Aug 2013

Peluang Usaha Beternak Kelinci

Posted On 10 Jul 2013

Jual Lebah Madu Koloni Siap Ternak

Posted On 20 Jul 2013
Budidaya Kroto

Peluang Usaha Budidaya Kroto

Posted On 06 Feb 2014

Lanang Barbershop, Waralaba Salon Khusus Pria dengan Sistem Kekeluargaan

Posted On 08 Mar 2013

[…] sumber : wartawirausaha.com...

Posted On 11 Jan 2025

[…] untuk melihat kesesuaian...

Posted On 25 Nov 2024

[…] digital. Dalam dunia yang...

Posted On 17 Nov 2023

[…] manusia sehari-hari. Bagaimana...

Posted On 02 Nov 2021

kapan ada program kerjasama wirausaha...

Posted On 01 Nov 2021

 
---
Direktori Wirausaha | Event | Motivasi | Kisah Inspiratif | Tips Wirausaha | Peluang Usaha
 
Copyright © 2014 wartawirausaha.com - Artikel Wirausaha, Tips Bisnis, Kisah Inspiratif, Motivasi dan Peluang Usaha. Profil - Hubungi kami.