• Home
  • Motivasi
  • Kisah Inspiratif
  • Tips Wirausaha
  • Peluang Usaha
  • Belanja Online
  • Sitemap
  • Kontak
Contoh Emotional Selling Dalam Penjualan
Penerapan Law of Averages Dalam Pemasaran
Menemukan Tujuan Hidup Dengan Filosofi Ikigai
Ternyata Ini Manfaat Interaksi dan Berkomentar Di Instagram
Kisi-kisi SKB CPNS Dan Panduan Wajib CAT CPNS 2024-2025
Bagaimana Ciri Copywriting Yang Ampuh untuk Promosi
Mengapa Copywriting Penting Untuk Promosi Bisnis Anda
Tips Mengikuti Program Afliasi Yang Sukses Super Cuan
Gak Cuma Dijual, Inilah 5 Ide Bisnis Tanaman Hias Yang Bikin Kamu Super Cuan
Apa Penyebab Tupperware Mengalami Kebangkrutan?
Viral Di Tiktok Jualan Mochi Pinggir Jalan Raih Omzet Ratusan Juta
Dari Bisnis Bumbu Rempah Sasetan Annisa Kantongi Omzet 500 juta per bulan
10 Rekomendasi Ide Jualan Online Yang Paling Laku
Bangkit Dari Keterpurukan PHK Malah Sukses Jadi Pengusaha Pempek
Terinspirasi dari Hobi Dede Sukses Berbisnis Produk Perawatan Kendaraan

Peluang Usaha Rumahan Makanan Oleh-oleh Lempeng Beras

By : Ahmed
0 Komentar
      
Tag lempeng beras, peluang usaha

Usaha krupuk puli madiunMenyantap sajian nasi pecel paling maknyus jika dalam sajian diikutkan kerupuk puli atau biasa dikenal dengan lempeng beras. Rasa lempeng yang gurih dan renyah akan membaur dengan sajian sambal pecel yang pedas manis. Sungguh akan menjadi sajian nikmat yang pas dilidah dan saling melengkapi. Dibalik cita rasa yang khas itu, ternyata lempeng beras bisa menjadi sumber peluang usaha rumahan yang potensial karena selain bahan baku dan proses pembuatannya tidak membutuhkan modal besar, juga mampu menghasilkan omset yang maksimal sebagai makanan pendamping nasi pecel dan camilan oleh-oleh.

Kerupuk puli atau lempeng sebenarnya dengan mudah bisa ditemukan di berbagai wilayah di pulau Jawa, namun cita rasa lempeng yang terbuat dari beras atau nasi ini memang tidak ada yang bisa mengalahkan lempeng dari kota Madiun. “Lempeng Madiun dikenal dengan rasanya yang gurih dan renyah. Hal ini karena lempeng Madiun dibuat dengan mengunakan bumbu yang khusus. Lempeng ini sangat pas disajikan bersamaan dengan nasi pecel atau sekedar buat camilan saja.” Ungkap Gufron, salah seorang pembuat lempeng beras asal Dungus, Madiun.

Tidaklah terlalu sulit mencari pengusaha lempeng di kota Madiun. Hampir di sudut-sudut tempat bisa ditemukan pabrik pembuatan lempeng ini. Yang unik, pabrik-pabrik pembuatan lempeng ini ternyata masih banyak yang berbasis industri rumah tangga atau usaha rumahan. Untuk rasa, jika lidah tidak peka maka kita bisa dibuat kesulitan membedakan produk lempeng dari pabrik yang satu dengan pabrik lainnya.

“Yang membedakan rasa lempeng satu dengan yang lain adalah kadar bumbu atau rasa. Ada yang mengutamakan kerenyahan sebagai ciri utamanya, ada yang mengutamakan bentuk, kalau lempeng produksi saya memiliki rasa dari bumbu asli serta kerenyahan alami. Saya menghindari pengunaan MSG atau perasa serta menghindari borak sebagai pengembang lempeng.” Ujar pria yang sudah menekuni membuat lempeng sejak sepuluh tahun ini. Rasa dan kualitas merupakan nomor satu yang terus dipertahankan Gufron. Karena itulah, dia kerap mengikuti seminar yang diadakan oleh pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan potensi lempeng beras miliknya. Dulu, Gufron pernah mengandalkan borak untuk membuat lempeng bisa mengembang dengan maksimal. Namun setelah mengikuti seminar, diapun tahu bahayanya borak dan MSG bagi konsumen bila digunakan secara berlebihan.

“Sudah sejak beberapa tahun silam saya mulai mengganti borak dengan STTP atau zat pengembang yang lebih aman digunakan untuk makanan. Agar rasa tetap terjaga, saya tidak pelit dalam penggunaan bumbunya. Jika biasanya pembuat lempeng beras jarang ada yang menggunakan bawang putih, maka saya justru menggunakan campuran bawang putih dan ketumbar untuk menimbulkan rasa gurih di lempeng.” Tambahnya.

Pembuatan lempeng sendiri sebenarnya tidak terlalu ribet. Gufron menjelaskan, hal pertama dalam membuat lempeng beras ini adalah dengan membuat bahan utamanya terlebih dulu, yaitu nasi. Setiap hari, Gufron mengaku menanak nasi sampai 15 kg, sebagai bahan baku utama lempeng beras ini. Disamping nasi, bumbu-bumbu dapur yang perlu dipersiapkan juga adalah bawang merah, bawang putih, ketumbar maupun garam.

peluang usaha rumahan lempeng beras 1“Jika nasi sudah lemas, nasi kemudian dihancurkan atau dilembutkan dengan mesin khusus. Saat proses pelumatan ini, dimasukkan bumbu dan STTP. Setelah nasi menjadi lembut dan tercampur dengan bumbu, nasi ini kemudian di pres dengan mesin pengepres, sehingga akan keluar dari mesin, inilah empeng basah yang siap di jemur.” Ujar pria yang telah memiliki pengalaman bekerja di pabrik lempeng sebelum memutuskan ber-wirausaha sendiri. Proses terakhir, yaitu penjemuran, menurut gufron, jika saat itu terdapat panas yang bagus, maka proses penjemuran hanya sampai setengah hari, karena dalam setengah hari biasanya lempeng sudah kering. Namun, jika saat tiba musim penghujan, proses pembuatan lempeng ini akan bertambah lama karena sedikit terkendala pada proses penjemuran.

“Kendala utama dalam proses pembuatan lempeng ini adalah musim. Jika musim hujan, maka biasanya lempeng akan sukar kering. Karena itulah, kami berharap ada tehnologi tepat guna yang bermanfaat untuk membuat lempeng tetap bisa kering sempurna meskipun masuk musim hujan. Selain musim, kendala lain bisa dibilang tidak ada.” Ungkap pemilik perusahaan lempeng dengan merk Mawar ini. Dengan bahan 15 kg, Gufron mengaku tiap hari mampu memproduksi 40 – 50 bungkus lempeng mentah siap jual. Namun, menurut Gufron dengan catatan kalau tidak masuk musim hujan. Per bungkus dengan berat 3 ons, biasanya dijual seharga Rp 7.500 ke konsumen dan toko oleh-oleh yang banyak ditemukan di wilayah Madiun, Caruban dan Nganjuk. Tak hanya melayani pemesanan dari masyarakat setempat, Gufron juga kerap melayani pesanan dari berbagai kota, seperti misalnya Surabaya, Jogja maupun Jakarta.

“Untuk pemasaran sejauh ini tidak ada kendala yang berarti. Dulu saat pertama kali memproduksi lempeng beras ini, saya terus terang kesulitan dalam hal pemasaran. Tiap toko kerap menolak, namun perlahan-lahan lempeng kami mulai diterima masyarakat. Saat ini, pemasaran utama saya ada di pasar-pasar tradisional yang ada di sekitar.” Ujarnya.

The following two tabs change content below.
  • Bio
  • Latest Posts
My Twitter profileMy Facebook profile

Ahmed

aktivis at PT. Wartawirausaha
Magang abadi di wartawirausaha sambil bertani.
My Twitter profileMy Facebook profile

Latest posts by Ahmed (see all)

  • Wirausaha Bisnis Komputer di Computer Exhibition Solutions 2015 - Friday, 30 October 2015
  • Wirausaha yang Sukses Jangan Pelit Berbagi Ilmu - Thursday, 29 October 2015
  • Beranjak Tua tapi Ia Tetap Menjaga Semangat Wirausaha - Sunday, 25 October 2015
Daftarkan email anda Disini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
  • Click to share on Twitter (Opens in new window)
  • Click to share on Facebook (Opens in new window)
  • Click to share on Pinterest (Opens in new window)
  • Click to share on LinkedIn (Opens in new window)
  • Click to share on WhatsApp (Opens in new window)
  • Click to share on Telegram (Opens in new window)
0

Tips Bisnis Waralaba Minim Resiko Untuk Pebisnis Pemula

Posted On 01 Oct 2018
, By wartawira
6

Wow! Peluang Usaha Berkebun Pepaya Calina, Omzet 18 Juta Sebulan!

Posted On 16 Mar 2017
, By wartawira
0

Menikmati Racikan Bumbu Wirausaha Kuliner Jogja

Posted On 31 Dec 2015
, By Danoe Santoso
0

Kisah Empat Wanita Wirausaha Malaysia dan Filipina

Posted On 28 Nov 2015
, By Danoe Santoso

Leave a Reply Cancel reply

*
*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

RECENT

POPULAR

COMMENTS

Contoh Emotional Selling Dalam Penjualan

Posted On 16 Mar 2025
Penerapan Law of Averages dalam pemasaran

Penerapan Law of Averages Dalam Pemasaran

Posted On 21 Jan 2025
Ikigai bahasa indonesia

Menemukan Tujuan Hidup Dengan Filosofi Ikigai

Posted On 21 Jan 2025
Manfaat Interaksi dan Berkomentar Di Instagram

Ternyata Ini Manfaat Interaksi dan Berkomentar Di Instagram

Posted On 21 Jan 2025
Kisi-kisi SKB CPNS 2024

Kisi-kisi SKB CPNS Dan Panduan Wajib CAT CPNS 2024-2025

Posted On 05 Nov 2024

Prospek Cerah Budidaya Cacing Lumbricus Rubellus

Posted On 23 Aug 2013

Peluang Usaha Beternak Kelinci

Posted On 10 Jul 2013

Jual Lebah Madu Koloni Siap Ternak

Posted On 20 Jul 2013
Budidaya Kroto

Peluang Usaha Budidaya Kroto

Posted On 06 Feb 2014

Lanang Barbershop, Waralaba Salon Khusus Pria dengan Sistem Kekeluargaan

Posted On 08 Mar 2013

[…] sumber : wartawirausaha.com...

Posted On 11 Jan 2025

[…] untuk melihat kesesuaian...

Posted On 25 Nov 2024

[…] digital. Dalam dunia yang...

Posted On 17 Nov 2023

[…] manusia sehari-hari. Bagaimana...

Posted On 02 Nov 2021

kapan ada program kerjasama wirausaha...

Posted On 01 Nov 2021

 
---
Direktori Wirausaha | Event | Motivasi | Kisah Inspiratif | Tips Wirausaha | Peluang Usaha
 
Copyright © 2014 wartawirausaha.com - Artikel Wirausaha, Tips Bisnis, Kisah Inspiratif, Motivasi dan Peluang Usaha. Profil - Hubungi kami.